In House Training › Business Development
In House Training · 1 - 2 Hari
Menyusun arah pertumbuhan dari riset pasar, lalu menjalankannya lewat partnership, GTM plan, dan playbook yang diuji di depan Board.

Business Development Training adalah pelatihan in-house dua hari untuk pemilik bisnis dan tim yang bertanggung jawab menumbuhkan bisnis. Hari pertama menyusun arah, mulai dari peran BD, riset pasar, sampai roadmap pertumbuhan satu tahun. Hari kedua menurunkannya jadi eksekusi, dan ditutup dengan simulasi presentasi BD Playbook di depan Board.
Kapan Dipakai
Kalau gejala di bawah ini terasa di tim Anda, kemungkinan masalahnya ada di cara tim memilih peluang, bukan di jumlahnya.
Tindak lanjut prospek, laporan, rapat mingguan. Semuanya penting, dan semuanya jangka pendek. Tidak ada yang sempat memikirkan dari mana pertumbuhan tahun depan akan datang.
Kontrak besar berhasil didapat, lalu pengiriman berantakan karena perusahaan tidak sanggup mengerjakannya pada skala itu. Menangnya di depan, ruginya di belakang
Daftar prospek panjang dan terlihat menjanjikan. Orangnya itu-itu saja. Setiap peluang dapat perhatian sepotong-sepotong, dan yang paling dekat penutupan justru yang paling sering ditinggal.
Idenya masuk akal di atas kertas. Begitu dibawa ke manajemen, pertanyaannya soal risiko, biaya, dan siapa yang mengerjakan, dan tidak ada yang siap menjawab. Inisiatifnya berhenti sebelum sempat diuji di pasar.
Alur Sesi
Hari pertama menyusun arah. Hari kedua menjalankannya. Peserta memakai bisnisnya sendiri, dan tiap sesi menghasilkan dokumen kerja yang dipakai di sesi berikutnya
1. Partnership dan negosiasi. Peserta memetakan calon partner, lalu berlatih negosiasi lewat roleplay. Fokusnya menggali kebutuhan partner dan membangun kepercayaan sampai tercapai kesepakatan pilot.
2. GTM plan dan pitch internal. Satu inisiatif diturunkan jadi GTM plan dengan KPI dan pipeline. Peserta lalu mempresentasikannya tiga menit di depan fasilitator yang berperan sebagai CEO dan finance.
3. BD Playbook dan simulasi Board. Kelompok menyusun playbook yang menyatukan strategi, partnership, GTM, dan KPI, memakai kasus yang berbeda dari hari pertama. Playbook itu dipertahankan di depan fasilitator yang berperan sebagai Board of Directors.
Posisi

Pelatihan pengembangan bisnis biasanya dijual sebagai cara menemukan lebih banyak peluang. Di banyak perusahaan yang saya temui, jumlah peluang bukan masalahnya. Daftarnya sudah panjang dan sebagian sudah mengendap berbulan-bulan.
Di pelatihan ini, tiap inisiatif diuji dari dampaknya ke bisnis, kemudahan menjalankannya, dan risikonya. Yang dipilih cukup satu inisiatif utama untuk tiga sampai enam bulan. Sisanya diparkir, bukan ditolak selamanya.
Ada sisi lain yang jarang dibahas. Banyak orang BD sebenarnya mampu berpikir strategis, tapi terbiasa bekerja sebagai pelaksana penjualan. Mereka ragu mengajukan ide ke atasan dan takut ditolak. Karena itu pitch internal dan simulasi Board ada di dalam program. Yang dilatih adalah keberanian mempertahankan pilihan di depan orang yang memegang anggaran
Keterangan
Rincian
Durasi
1 - 2 hari penuh
Peserta
Tim business development, kemitraan, pengembangan pasar, account manager senior
Kehadiran penting
Pengambil keputusan anggaran, karena sesi ini menghasilkan keputusan melepas
Bahan yang dipakai
Bisnis perusahaan sendiri. Simulasi Board memakai kasus terpisah
Yang diserahkan
Customer Profile dan Value Proposition Canvas, dua sampai tiga peluang prioritas, draf growth roadmap satu tahun, GTM plan, BD Playbook
Investasi
Contact us : Angka akhir disampaikan lewat proposal
Tiga hal ini ditulis di depan supaya anggaran perusahaan Anda tidak dipakai untuk sesuatu yang bukan kebutuhannya.
Bukti
Dipercaya perusahaan Indonesia untuk pelatihan in-house
Dua belas tanggapan peserta pelatihan in-house, direkam di lokasi masing-masing perusahaan, bisa dilihat di halaman In House Training. Tanggapan itu menilai jalannya program, bukan mengukur hasil bisnis.
FAQ
Apa bedanya business development dan sales?
Sales menutup transaksi pada permintaan yang sudah ada. Business development membuka jalur yang belum ada, misalnya pasar baru, kanal baru, atau kemitraan baru. Ukurannya juga berbeda: sales diukur dari nilai penjualan periode berjalan, business development dari jalur yang berhasil dibuka dan bisa diserahkan ke tim sales.
Kenapa banyak peluang bisnis berhenti di tengah jalan?
Penyebab paling umum adalah terlalu banyak peluang dikejar bersamaan tanpa penyaringan di awal. Sumber daya terbagi tipis ke banyak arah, dan tidak ada satu pun yang mendapat cukup perhatian untuk sampai selesai. Penyebab kedua, peluang dinilai dari besarnya potensi, bukan dari kemampuan perusahaan mengerjakannya bila peluang itu benar-benar terjadi.
Siapa yang sebaiknya ikut?
Tim yang bertanggung jawab menumbuhkan bisnis: business development, kemitraan, pengembangan pasar, dan account manager senior. Pengambil keputusan anggaran sebaiknya ikut, karena bagian tersulit dari program ini adalah menyepakati peluang mana yang dilepas.
Berapa lama durasinya?
Satu sampai dua hari tatap muka. Hari pertama untuk strategi, hari kedua untuk eksekusi.
Apa yang diserahkan setelah program selesai?
Customer Profile dan Value Proposition Canvas, dua sampai tiga peluang prioritas, draf growth roadmap satu tahun, GTM plan untuk satu inisiatif utama, dan BD Playbook yang sudah diuji lewat simulasi presentasi ke Board..
Bacaan
Definisi, tiga jenis blindspot, dan kenapa tidak bisa ditemukan sendiri dari dalam bisnis Anda.
Definisi, tiga jenis blindspot, dan kenapa tidak bisa ditemukan sendiri dari dalam bisnis Anda.
Langkah Berikutnya
Sampaikan inisiatif pertumbuhan yang sedang dipertimbangkan, berapa orang di tim BD, dan partner apa saja yang sedang dijajaki. Proposal disusun setelah itu
Atau email admin@coachyudicandra.com