In House Training › Supervisory and Management
In House Training · 1 hari
Untuk supervisor dan manajer yang naik posisi . Dulu dinilai dari hasil kerjanya sendiri, sekarang dinilai dari leadership dan hasil tim nya

Supervisory and Management Training adalah pelatihan supervisor dan manajemen in-house selama satu hari untuk pemimpin lini pertama di perusahaan. Fokusnya pada kekuatan beradaptasi dalam perpindahan peran dari mengerjakan sendiri ke memastikan orang lain mengerjakan, termasuk cara memberi arahan yang tidak bisa disalahartikan, menegur tanpa merusak hubungan kerja, dan menilai bawahan yang kemarin masih rekan sejajar. Dibagi dua sesi setengah hari: tanggung jawab baru seorang supervisor, lalu belajar dan praktik hukum kepemimpinan. Bentuknya permainan dan diskusi. Cocok untuk supervisor, kepala regu, koordinator, dan manajer yang baru diangkatt
Kapan Dipakai
Sebelum yang dipromosikan dari posisi belum berpindah peran. Empat tanda yang biasanya muncul lebih dulu: supervisor masih mengerjakan pekerjaan timnya, arahan sering disalahartikan, teguran dihindari sampai menumpuk, dan penilaian kinerja jadi formalitas.
Jam kerjanya paling panjang di divisi. Bukan karena malas mendelegasikan, tapi karena mengerjakan sendiri terasa lebih cepat dan lebih aman. Timnya lama-lama berhenti berinisiatif
Supervisor merasa sudah jelas menyampaikan. Anggota tim merasa sudah mengerjakan sesuai instruksi. dan pekerjaannya tetap harus diulang.
Kesalahan kecil dibiarkan karena tidak enak menegur teman sendiri. Saat akhirnya meledak, yang keluar daftar panjang yang terasa seperti serangan pribadi.
Semua anggota tim diberi nilai yang hampir sama supaya tidak ada yang tersinggung. Akibatnya yang berkinerja bagus merasa tidak dihargai, dan yang berkinerja buruk merasa aman.
Kalau kondisi perusahaan Anda tidak persis seperti di atas, sampaikan situasinya lebih dulu. Materi disusun setelah kondisinya dibaca, bukan sebelumnya
Alur Sesi
Peserta memetakan apa yang berubah sejak mereka naik jabatan. Tanggung jawabnya apa, kewajibannya apa, dan pekerjaan mana yang seharusnya sudah dilepas ke anggota tim. Bagian ini juga membahas hal yang jarang diakui: naik jabatan itu ada ga enaknya. Dulu dinilai dari hasil sendiri, sekarang dari hasil orang lain. Rekan kemarin sekarang jadi bawahan. Rasa canggung dan tidak nyaman itu normal, dan supervisor yang tidak menyadarinya biasanya kembali mengerjakan semuanya sendiri..
Prinsip dasar memimpin orang dipelajari lalu langsung dipraktikkan lewat permainan kelompok. Tiap permainan dan diskusi memperlihatkan satu prinsip dalam praktik, yang kemudian dibahas bagaimana prinsip itu berlaku di tim peserta sendiri: saat memberi arahan, menegur, atau menilai orang yang kemarin masih rekan sejajar. Sesi ditutup dengan daftar tindak lanjut per peserta untuk dijalankan di timnya masing-masing.
DASAR

Perusahaan mempromosikan orang berdasarkan bukti yang tersedia, dan bukti yang paling mudah dilihat adalah hasil kerja pribadi. Masalahnya, hasil kerja pribadi tidak memberi tahu apa pun tentang kemampuan membuat orang lain bekerja (delegasi).
Riset oleh Benson, Li, dan Shue (2019) di Amerika Serikat menemukan pola itu pada tenaga penjual (sales): yang menjadi top sales lebih sering dipromosikan, uniknya tim yang kemudian mereka pimpin cenderung berkinerja lebih rendah. .
Konsekuensinya sederhana. Promosi bukan hadiah atas pekerjaan kemarin, melainkan penugasan ke pekerjaan yang berbeda. Perusahaan yang memperlakukannya sebagai hadiah akan kehilangan dua hal sekaligus, yaitu orang terbaiknya dan seorang supervisor yang gagal.
Keterangan
Rincian
Durasi
1 hari penuh
Peserta
Supervisor, kepala regu, koordinator, manajer lini pertama
Kehadiran penting
Kehadiran Atasan Dianjurkan di sesi pembuka dan penutup
Format
Dua sesi setengah hari, permainan kelompok dan diskusi kasus perusahaan
Yang diserahkan
Catatan temuan dan daftar tindak lanjut per peserta
Investasi
Rincian disampaikan lewat proposal
Tiga hal ini ditulis di depan supaya anggaran perusahaan Anda tidak dipakai untuk sesuatu yang bukan kebutuhannya.
Bukti
Dipercaya untuk pelatihan in-house Training
Dua belas tanggapan peserta pelatihan in-house, direkam di lokasi masing-masing perusahaan, bisa dilihat di halaman In House Training. Tanggapan itu menilai jalannya program, bukan mengukur hasil bisnis.
FAQ
Apa itu pelatihan supervisor dan manajemen
Pelatihan untuk pemimpin lini pertama yang baru naik dari posisi teknis. Fokusnya memindahkan cara kerja dari mengerjakan sendiri ke memastikan orang lain mengerjakan: memberi arahan, menegur, mendelegasikan, dan menilai anggota tim.
Kenapa karyawan terbaik sering gagal setelah jadi supervisor?
Karena dua pekerjaan itu menuntut kemampuan berbeda. Pekerjaan teknis dinilai dari hasil kerja sendiri, pekerjaan supervisor dinilai dari hasil kerja orang lain. Studi Benson, Li, dan Shue (2019) di Amerika Serikat menemukan tenaga penjual terbaik lebih sering dipromosikan, tapi tim yang mereka pimpin cenderung berkinerja lebih rendah.
Siapa yang sebaiknya ikut pelatihan supervisor?
Supervisor, kepala regu, koordinator, dan manajer lini pertama, terutama yang baru diangkat. Atasan langsung mereka dianjurkan hadir di sesi pembuka dan penutup.
Berapa lama durasinya?
Satu hari penuh, dibagi dua sesi masing masing setengah hari.
Apa bedanya dengan pelatihan kepemimpinan biasa?
Pelatihan kepemimpinan umumnya membahas kepemimpinan secara luas. Program ini fokus pada satu hal , kenaikan tanggung jawab dan kemampuan leadership yang dibawakan dengan bahasa yang grounded serta prinsip kepemimpinannya dibawakan lewat permainan,dan dikaitkan langsung dengan situasi di perusahaan peserta sendiri.
Bacaan
Alasan yang biasanya disebut, dan alasan yang sebenarnya.
Baca artikel →.
Value alignment, change management, business development, sales, leadership & motivational, dan face reading.
Langkah Berikutnya
Sampaikan berapa supervisor dan leader yang akan ikut, sudah berapa lama mereka menjabat, dan hambatan apa yang paling sering muncul. Proposal disusun setelah itu.
Atau email admin@coachyudicandra.com